JAKARTATERKINI.ID - Penjabat Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, tengah berupaya merealisasikan pembangunan jalan tol angkutan khusus tambang sepanjang 11,5 kilometer yang menghubungkan Rumpin-Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Upaya tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk pihak ketiga yang bersedia menjadi investor.
Baca juga : Ratusan Warga Bekasi Jadi Korban Penipuan Arisan dan Investasi, Kerugian Capai Rp5 Miliar
"Meskipun pembangunan jalan tol ini sempat terkendala perizinan, Asmawa menyatakan bahwa koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta, telah dilakukan untuk mewujudkannya," katanya.
Pembangunan jalan tol ini diharapkan dapat mengurangi potensi truk-truk pengangkut tambang melintas di jalan umum, mengingat dampak negatif yang ditimbulkan seperti kecelakaan, kemacetan, dan polusi udara.
"Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan pihak swasta dalam skema pengerjaan jalan tol ini. Pemerintah Kabupaten Bogor turut membantu dalam sinkronisasi perencanaan antara jalan berstatus kabupaten dan provinsi serta memfasilitasi kelengkapan data pengurusan izin pembangunan," jelasnya.
Baca juga : PLN Imbau Warga Jakarta Cek Instalasi Listrik Sebelum Mudik Lebaran 2025
Jalan tol angkutan khusus tambang ini didesain dengan beberapa pintu masuk dekat lokasi tambang untuk mengakomodasi transporter beberapa perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bogor.
Langkah ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan akibat lalu-lintas truk tambang di wilayah tersebut.
Bagikan