JAKARTATERKINI.ID - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, M. Kristi Endah Murni, mengumumkan bahwa jumlah penumpang pesawat selama liburan Natal dan Tahun Baru mencapai tingkat pemulihan sebesar 78,8 persen sejak pandemi.
Baca juga : April 2025, Gunung Rinjani Kembali Menerima Pengunjung Wisata Alam
"Total penumpang selama periode tersebut mencapai 3.752.128 orang, atau sekitar 78,8 persen dari jumlah penumpang pada periode yang sama pada 2019 sebelum pandemi, yang mencapai 4.758.589 penumpang," katanya.
Dibandingkan dengan periode yang sama pada 2022, jumlah penumpang mengalami peningkatan hampir 10 persen, yaitu dari 3.426.529 penumpang menjadi 3.752.128 penumpang.
"Selama masa liburan, 444 pesawat penumpang komersial beroperasi untuk memastikan kebutuhan masyarakat akan angkutan udara terpenuhi," ungkapnya.
Baca juga : Ikut Emba Run Malang 10K? Ini 5 Rekomendasi Wisata Malang yang Wajib Dikunjungi
Kristi menekankan bahwa seluruh petugas telah berusaha memberikan pelayanan terbaik dengan memprioritaskan keselamatan, keamanan, pelayanan, dan kepatuhan pada aturan yang berlaku.
"Selama liburan tersebut, telah dilakukan 2.573 inspeksi, memastikan bahwa setiap pesawat diinspeksi 4-5 kali di berbagai bandara pemantauan," jelasnya.
Bagikan