JAKARTATERKINI.ID - Atlet-atlet Indonesia yang tiba di Suriah langsung memulai latihan dan beradaptasi dengan lingkungan di Al Fayhaa Sport Hall dan Tishreen Stadium, tempat diselenggarakannya Wounded Homeland Games 2023, pada Minggu (3/12).
Wiwin Andri dan Maman Nurjaman, dua atlet para bulu tangkis Indonesia, menyatakan kesenangan mereka saat berlatih bersama pemain Suriah dan Irak. Dalam keterangan resmi dari Komite Paralimpiade (NPC) Indonesia, keduanya berharap dapat meraih medali emas dalam kompetisi yang dimulai pada hari ini.
Baca juga : Jakarta Martial Arts Extravaganza 2025 Siap Digelar, Usung Konsep Sport Tourism dan Green Sports
Pelatih para bulu tangkis Indonesia, Hary Susanto, menyatakan keyakinannya bahwa timnya memiliki kemampuan untuk mengatasi para pemain lawan.
"Kami yakin para bulu tangkis Indonesia mampu meraih emas, karena kemampuan tim kita di atas mereka," ujar Hary.
Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia, Heri Isranto, menyampaikan bahwa tidak ada target khusus, namun tim berangkat dengan tujuan untuk memenuhi undangan Pemerintah Suriah, sekaligus memperkuat persahabatan dan solidaritas antara kedua negara.
Baca juga : Hamilton Berjaya di GP Inggris, Verstappen dan Norris di Posisi Dua dan Tiga
Selain berkompetisi, Indonesia juga memberikan sesi kepelatihan untuk pelatih Suriah di cabang olahraga para bulu tangkis. "Mereka ingin diadakan semacam bimbingan kepelatihan bagi pelatih agar mampu mengembangkan para bulu tangkis di negaranya," kata Heri Isranto.
Pada cabang para-atletik, Indonesia akan menurunkan atlet Marcelino Michael untuk nomor tolak peluru F12 dan Rizal Bagus Saktiono pada lempar lembing F46. Keduanya berlatih di Tishreen Stadium untuk beradaptasi dengan arena perlombaan.
Bagikan