JT - Pemerintah Kota Jakarta Barat sedang menggerakkan upaya pembentukan duta pangan sehat di sekolah-sekolah guna memastikan keamanan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS).
Inisiatif ini dimulai dengan melakukan sosialisasi tentang keamanan pangan di 18 sekolah di Jakarta Barat, mulai dari tingkat SD hingga SMK.
Baca juga : Pemerintah Kota Jakarta Pusat Gelar Wisata Literasi di Museum Nasional
"Melalui sosialisasi ini, kami akan menetapkan kader, Duta Pangan Sehat di setiap sekolah, yang bertugas memeriksa keamanan pangan di kantin sekolah," kata Juwarto, Kepala Seksi SMP dan SMA Suku Dinas Pendidikan II Jakarta Barat.
Program yang digagas oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Minuman (BPOM) di Jakarta ini dianggap strategis untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan murid.
Diharapkan, duta pangan sehat ini dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen bersama terhadap keamanan pangan, serta mendukung terciptanya kantin sehat.
Baca juga : LRT Jabodebek Catatkan 4,5 Juta Pengguna Sejak Diresmikan pada Agustus 2023
Balai BPOM di Jakarta telah menargetkan intervensi keamanan PJAS di 26 sekolah/madrasah di Jakarta Barat pada tahun 2024.
"Sementara 52 sekolah/madrasah lainnya akan menerima sosialisasi keamanan pangan dan paket informasi keamanan pangan (PIKP)," ungkap Sofiyani Chandrawati Anwar, Kepala Balai BPOM di Jakarta.
Bagikan