JT - Sistem layanan kesehatan China memberikan bantuan kesehatan kepada 250 juta pasien pada 2023, menurut Administrasi Keamanan Layanan Kesehatan Nasional negara itu.
Program bantuan ang merupakan bagian penting dari sistem layanan kesehatan China yang menjamin layanan medis dasar bagi populasi rentan, diujicobakan di area pedesaan dan perkotaan negara tersebut pada 2003 dan 2005.
Baca juga : Lebih dari 90.000 Orang Terdampak, Euro-Med Human Rights Monitor Sebut Israel Hancurkan Infrastruktur Gaza
Menurut administrasi tersebut, dana bantuan kesehatan China meningkat dari 1,38 miliar yuan (1 yuan = Rp2.199) pada 2005 menjadi 74,5 miliar yuan pada 2023.
Program bantuan tersebut telah memperluas cakupannya ke kelompok individu yang lebih luas. Melalui pengembangan selama 20 tahun, program inilebih efisien, imbuh pihak administrasi.
Saat ini, di sebagian besar daerah di China, pasien yang hidup dengan tunjangan subsidi atau miskin ekstrem tidak perlu lagi membayar jumlah tagihan medis minimum.
Baca juga : RI-Inggris Perkuat Sinergi Inovasi Digital, Kecerdasan Buatan, dan Kesehatan
Dana bantuan itu memiliki rasio yang lebih tinggi terhadap biaya medis, menurut Administrasi Keamanan Layanan Kesehatan Nasional China. * * *
Bagikan