JT – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, merespons cepat laporan warga mengenai kondisi toilet yang kotor dan bau menyengat di SD Negeri Margahayu II & VIII, Bekasi Timur.
Laporan tersebut disampaikan melalui media sosial dan langsung ditindaklanjuti oleh Tri Adhianto dengan meninjau langsung kondisi toilet di dua sekolah tersebut.
Baca juga : Jawa Barat Terapkan Deep Learning untuk Pendidikan Bermakna
Hasilnya, ditemukan sarana dan prasarana sekolah yang tidak terawat, bahkan banyak siswa berteriak bahwa WC sekolah mereka bau dan kotor.
Geram melihat kondisi tersebut, Wali Kota Bekasi langsung memanggil Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi serta Kepala Bidang Sekolah Dasar untuk mempertanyakan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
"Dana BOS bisa digunakan untuk perbaikan sarana seperti ini. Anak-anak menghabiskan waktu seharian di sekolah, jadi kebersihan dan kenyamanan harus menjadi prioritas utama," tegas Tri Adhianto.
Baca juga : Wali Kota Depok Minta Warga Tingkatkan PHBS Menghadapi Lonjakan Kasus COVID-19
Ia menekankan bahwa pembangunan dan perbaikan sarana prasarana, terutama toilet, harus menjadi prioritas dalam penggunaan Dana BOS.
Menurutnya, dana tersebut harus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan yang penting bagi siswa, termasuk kenyamanan dan kesehatan lingkungan sekolah.
Bagikan