JT - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan belum memutuskan terkait usulan Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) untuk menaikkan tarif Transjakarta.
“Jadi sampai hari ini hal yang berkaitan dengan usulan Transjakarta belum diputuskan, masih dalam bentuk kajian,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa.
Baca juga : Legislator Sebut Keuangan DKI Jakarta Mampu Rekrut 4.100 Guru Honorer Jadi KKI
Namun, Pramono menargetkan sebelum memasuki Agustus atau September 2025, keenam trayek Transjabodetabek akan diluncurkan.
Salah satunya, rute Alam Sutera - Blok M yang sudah resmi diluncurkan pada tanggal 24 April lalu, bertepatan dengan Hari Transportasi Nasional.
“Termasuk trayek-trayek padat yang tertutup misalnya selama ini orang kalau ke PIK pasti kendaraan pribadi. Nanti akan kami buka PIK sampai dengan Blok M. Supaya orang juga bisa datang ke PIK memakai transportasi umum,” kata Pramono.
Baca juga : Pemkot Jakpus Razia 888 PPKS Sepanjang 2024, Tingkatkan Ketertiban Umum
Kemarin (28/4), Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Balai Kota untuk membahas beberapa hal, salah satunya usulan kenaikan tarif Transjakarta.
Ketua DTKJ Haris Muhammadun menjelaskan kenaikan tarif Trabsjakarta dibahas mengingat DTKJ telah menyampaikan rekomendasi untuk menaikkan tarif Transjakarta kepada gubernur-gubernur sebelum Pramono.
Bagikan