JT - Pemerintahan Trump telah menangguhkan pendanaan penjualan senjata baru ke Ukraina dan mempertimbangkan menunda pengiriman senjata dari persediaan AS, demikian ungkap sebuah laporan media pada Senin.
Wall Street Journal, yang mengutip seorang pejabat AS, melaporkan bahwa pendanaan telah ditangguhkan dalam beberapa minggu belakangan di tengah pembekuan bantuan luar negeri dari AS.
Baca juga : Korban Tewas Palestina Akibat Serangan Israel Menjadi 37.551 Setelah 101 Warga Meninggal
Namun, potensi penghentian pengiriman senjata utama ke Ukraina terjadi hanya beberapa hari setelah pertemuan menegangkan antara Presiden Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di Gedung Putih.
Pertengkaran publik tersebut terjadi karena keraguan Zelenskiy bahwa upaya Trump untuk menengahi kesepakatan guna mengakhiri perang tiga tahun dengan Rusia mungkin tidak akan menghasilkan perdamaian abadi.
Zelenskyy meninggalkan Gedung Putih usai insiden itu, sehingga membatalkan upacara penandatanganan kesepakatan mineral penting dan konferensi pers yang direncanakan.
Baca juga : Iran Klaim Serangan Terhadap Israel Sesuai dengan Pasal 51 Piagam PBB
Ketika ditanya apakah AS akan mengakhiri bantuan militer ke Ukraina dalam jumpa pers di Gedung Putih, Trump mengatakan bahwa ia "bahkan belum membicarakan hal itu saat ini."
Sementara itu, Wall Street Journal yang mengutip sumber Kongres melaporkan bahwa Gedung Putih telah mengadakan pertemuan dengan agenda mempertimbangkan penghentian pengiriman senjata menggunakan kewenangan penarikan.
Bagikan