JT - OpenAI telah memutuskan untuk menolak tawaran miliarder AS Elon Musk untuk membeli perusahaan itu dengan harga 97,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.576 triliun.
Keputusan itu diambil secara bulat oleh para direktur, menurut ketua dewan direksi OpenAI Chair Bret Taylor dalam sebuah pernyataan.
Baca juga : Jokowi dan Xi Jinping Bahas 10 Tahun Kepemimpinan Melalui Telepon
"OpenAI tidak dijual, dan dewan direksi secara bulat menolak upaya terbaru Tuan Musk untuk mengganggu pesaingnya," tulis pernyataan itu.
Disebutkan pula, rencana reorganisasi apa pun di OpenAI akan memperkuat tujuan nirlaba dan misi perusahaan itu untuk "memastikan AGI bermanfaat bagi kemanusiaan."
AGI (Artificial General Intelligence) adalah kecerdasan buatan (AI) tingkat tinggi yang memiliki kemampuan berpikir dan memahami seperti manusia.
Baca juga : Pentagon Lakukan Pengerahan Jet Tempur dan Kapal Perang di Wilayah Asia Barat
Sebelumnya pada pekan ini, Wall Street Journal melaporkan bahwa sekelompok investor yang dipimpin oleh Musk menawarkan diri untuk mengakuisisi OpenAI Inc., perusahaan yang mengendalikan OpenAI LP.
OpenAI Inc. adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada 2015 oleh Elon Musk, Sam Altman, dan lainnya. OpenAI LP, yang berorientasi profit, adalah pengembang ChatGPT.
Bagikan