JT - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan masyarakat untuk lebih selektif dalam memverifikasi informasi lowongan pekerjaan, khususnya yang tersebar melalui platform digital.
Hal ini bertujuan mengantisipasi maraknya penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga : Prioritas 2024: KemenPPPA Fokus Pemberdayaan Perempuan Penyintas Kekerasan
Kepala Biro Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, menyampaikan bahwa masyarakat harus selalu memeriksa keaslian informasi lowongan melalui sumber resmi seperti website atau media sosial perusahaan, dan jika perlu menghubungi langsung pihak perusahaan.
"Kami meminta masyarakat berhati-hati dan memverifikasi ulang informasi lowongan kerja. Ini penting agar tidak terjebak dalam penipuan," ujar Sunardi dalam keterangan pers, Senin.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli juga telah menginstruksikan jajarannya untuk memberikan layanan pengaduan publik terkait lowongan kerja palsu dan meningkatkan sosialisasi tentang bahaya ini.
Baca juga : KPK Kembali Ingatkan Menteri dan Wakil Menteri tentang Kewajiban LHKPN
Sunardi mengungkapkan beberapa ciri umum lowongan kerja palsu yang perlu diwaspadai:
1. Tawaran gaji sangat tinggi dan tidak realistis.
Bagikan