JT - Perguruan Pencak Silat Betako Merpati Putih Kabupaten Bekasi sukses menyelenggarakan Bekasi Premier Pencak Silat Tournament 2nd Edition 2025 di OSO Sport Center, Grandwisata, Lambangjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu-Minggu (11-12/1).
Pembina Perguruan Pencak Silat Merpati Putih Kabupaten Bekasi, Teguh Wibowo, mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dalam turnamen ini.
Baca juga : 132 Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Bogor Siap Tampung Caleg Stres
“Turnamen ini menjadi tolak ukur pelatih dan atlet untuk menguji hasil latihan. Sebagai bela diri asli Indonesia, pencak silat diharapkan menjadi wadah positif bagi generasi muda,” ujar Teguh, yang juga pemilik Yayasan Global Insan Mulia Cikarang.
Ia menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memajukan pencak silat, termasuk penyediaan sarana dan fasilitas pendukung.
“Olahraga silat bisa menjadi alternatif kegiatan positif untuk anak-anak dan remaja, terutama di tengah meningkatnya kasus tawuran,” tambahnya.
Baca juga : Kemenag: Antrian Haji di Kota Bandung Mencapai 26 Tahun
Ketua Perguruan Pencak Silat Merpati Putih Kabupaten Bekasi, Indra Hadi Priyanto, menyatakan bahwa tujuan utama turnamen ini adalah melestarikan seni bela diri pencak silat yang semakin jarang diminati.
“Dengan kategori peserta anak-anak, remaja, dan dewasa, kami berharap masyarakat kembali mencintai pencak silat. Meski peserta tahun ini lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, antusiasme tetap tinggi dengan kehadiran 53 kontingen dari berbagai perguruan di Kabupaten Bekasi dan Jawa Barat,” jelasnya.
Bagikan