JT - Bandara Komodo Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik dari Gunung Lewotobi Laki-Laki. Penutupan dilakukan setelah hasil paper test sekitar pukul 16.00 WITA menunjukkan adanya paparan abu vulkanik.
"Jika paper test positif, tidak ada pesawat yang bisa terbang. Setelah tes, kami akan mengadakan collaboration decision making bersama Airnav, maskapai, dan meteorologi untuk memutuskan kapan akan menerbitkan NOTAM (pemberitahuan resmi) bagi pesawat yang akan terbang," kata Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo, Ceppy Triono, Senin malam.
Baca juga : Jokowi Ajak Semua Pihak Pastikan Anak Indonesia Berinternet Sehat di Hari Anak Nasional
Ceppy menjelaskan bahwa sejak pagi, pihak bandara telah melakukan paper test berkala hingga pukul 20.00 WITA. Hasil tes pada pukul 16.00 WITA menunjukkan paparan abu vulkanik, sehingga langkah-langkah pengamanan penerbangan segera diterapkan.
Namun, hasil paper test pukul 18.00 WITA menunjukkan paparan abu vulkanik mulai berkurang.
"Kami akan melakukan tes ulang pada pukul 7 pagi nanti, dan hasil pantauan terakhir menunjukkan abu vulkanik telah berkurang jauh," ujarnya.
Baca juga : DPR dan Pemerintah Sepakati Penurunan Biaya Haji 2025, Wakil Ketua DPR RI Apresiasi Langkah Pro-Rakyat
Pihak bandara berharap operasional penerbangan di Bandara Komodo kembali normal dalam waktu dekat. Namun, paper test tetap akan dilakukan untuk memastikan keselamatan penerbangan sebelum penerbangan bisa kembali dibuka. * * *
Bagikan